Senin, 05 November 2012

Lampu Lava Termurah


LAMPU LAVA ROKET adalah LAMPU YANG TERDAPAT JELLY DI DALAMNYA dan AKAN BERGERAK TERUS MENERUS SELAMA LAMPU NYALA ( bisa nyala 24 jam non stop).
Menciptakan Gelembung - gelembung jelly yang sangat indah, unik, dan menarik.Sangat indah dan cocok untuk lampu tidur, hiasan pada kegelapan,pakailistrik langsung. Lampu 25 Watt. Tinggi -/+ 45 Cm, ukurannya lebih tinggi dari pada yang biasa...
Warna Yang Baru Tersedia: Orange, Ungu, Hijau.

Harga Pas 127.000,-

Lampu Lava Yang Ready Sekarang Tinggi 34 cm Warna Merah, Orange dan Hijau Harga Rp. 121.000
.::CARA PEMESANAN::.SMS ke 085776475754 (SMS only)
dengan formatNAMA PEMESAN :ALAMAT LENGKAP :HP :NAMA BARANG :HARGA BARANG :
-Menerima Pembayaran Melalui-

Untuk Updetan Yang Lebih Lengkap Please Visit My facebook Page https://www.facebook.com/toko.unik99

Lampu Proyektor Kura-Kura Dengan Musik


Lampu Twilight Turtle memang di desain dengan bentuk kura-kura agar anak kecil yang kadang tidur ingin di temani boneka kesayangan dan juga ingin melihat bintang sebelum tidur,cocok dimiliki lampu kura2 proyeksi bintang ini.Juga ada musik instrument di dalamnya..Hadiah menarik buat si kecil..Di operasikan dengan baterai AAA x 3pcs. volume 2kg.
Harga Pas 120.000,-
Harga Belum termasuk Ongkos Kirim
.::CARA PEMESANAN::.SMS ke 085776475754 (SMS only)
dengan formatNAMA PEMESAN :ALAMAT LENGKAP :HP :NAMA BARANG :HARGA BARANG :
-Menerima Pembayaran Melalui-

Untuk Updetan Yang Lebih Lengkap Please Visit My facebook Page https://www.facebook.com/toko.unik99

Rabu, 31 Oktober 2012

Bedah Website E-Environment

Environment adalah lingkungan. Lingkungan keluarga, rumah tangga, lingkungan desa, hingga ke lingkungan kerja. Sedikit mengalami evolusi karena dinamika masyarakat, environment menyeruak menjadi community (komunitas). Lebih dalam maknanya karena community lebih bersifat interaktif, elemen-elemen didalamnya saling aktif berinteraksi, menimbulkan hubungan sebab akibat satu sama lain. Lingkungan hidup, sering disebut sebagai lingkungan, adalah istilah yang dapat mencakup segala makhluk hidup dan tak hidup di alam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan.
E-environment merupakan pengembangan teknologi dan informasi dalam memperdayakan atau mengenalkan lingkungan hidup sekitar kita. dari sini kita mengetahui banyak mengenai lingkungan alam yang harus kita jaga. sehingga manusia dapat langsung melihat bagaimana kondisi alam yang ada disekitarnya.
Beberapa kelebihan dari e-environment dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas adalah sebagai berikut:

1.      Penginformasian dapat mencakup masyarakat luas (seluruh dunia).
Dengan memanfaatkan jaringan internet memungkinkan e-environment dapat diakses oleh semua orang di dunia. Hal ini menjadi kemudahan untuk menyampaikan pelestarian lingkungan hidup kepada masyarakat luas. Internet bukan lagi hal tabu dikalangan masyarakat, bahkan anak setingkat sekolah dasar sudah dapat mengakses dan menggunakan internet. Jika internet sedemikian mudahnya diakses, tak hayal ini merupakan sala satu media yang murah, mudah, bahkan dapat mencakup masyarakat secara luas sehingga pesan tentang pentingnya kelestarian lingkungan bias tersampaikan dan diterima.

2.      Mempromosikan kekayaan alam yang dimiliki oleh masing-masing daerah.
Melalui e-environment, setiap Negara yang terdaftar sebagai anggota wwf(world wide fund) dapat mencantumkan tentang berbagai potensi yang dimiliki tiap-tiap Negara tersebut. Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran, sehingga memikat turis mancanegara untuk berkunjung ke Negara tersebut. Hal ini juga akan berdampak atas kemajuan pariwisata dalam negeri, sekaligus menambah devisa Negara. Dengan biaya yang terbilang murah sekaligus memberikan manfaat yang besar. E-environment dapat menjadi sarana mudah berbagi keindahan dan potensi tiap Negara untuk unjuk gigi dalam persaingan pariwisata dunia.

3.      Dapat ikut serta dalam program pelestarian alam
Dengan hadirnya e-environment di dunia maya, dapat berdampak positif juga dalam dunia nyata. Dengan efek visual dan pesan yang disampaikan melalu e-environment dapat membentuk kesadaran masyarakat ataupun pembaca dalam memahami pentingnya keseimbangan ekosistem. Karena secara tak langsung, kerusakan dalam ekosistem dapat mengancam keselamatan manusia itu sendiri.


Sedangkan untuk beberapa kekurangan dari hadirnya e-environment:

1.      Kurang adanya sosialisasi dari hadirnya e-environment
Sosialisasi memegang peranan penting dalam pencapaian maksud dan tujuan dari dibuatnya e-environment itu sendiri. Jika sosialisasi tidak maksimal dan kurang di gembar-gemborkan, masyarakat tidak akan mengetahui maksud dan tujuan dibentuknya e-environment sehingga pesan yang ingin disampaikan tidak mengenai masyarakat sebagai target tujuan. Alhasil, pencapaian tujuan e-environment kurang maksimal.
Penggunaan bahasa sederhana juga akan membantu masyarakat mudah memahami pesan yang ingin disampaikan melalui website mengenai e-environment. Sehingga dalam pelaksanaanya, pesan dari e-environment dapat diterima dan diaplikasikan dengan menjaga alam dan lingkungan sekitar sebagai suatu kesatuan dari diri manusia itu sendiri.

Contoh nyata dari hadirnya e-environment adalah WWF (worl wide fund). WWF (World Wide Fund for Nature) adalah sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan. WWF Indonesia merupakan yayasan independen yang terdaftar sesuai hukum Indonesia. Dikelola oleh Dewan Penyantun yang terdiri dari Dewan Penasihat, Dewan Pengawas dan Dewan Pelaksana. Dewan ini berfungsi sebagai lembaga penentu arahan strategis dan kredibilitas WWF-Indonesia.



Tujuan utama WWF-Indonesia

Untuk menghentikan dan memperbaiki kerusakan lingkungan yang terjadi serta membangun masa depan, dimana manusia hidup selaras dengan alam.

Visi

"Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia untuk kesejahteraan generasi sekarang dan dimasa mendatang”

Misi

Melestarikan keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak yang disebabkan manusia melalui upaya:
·         Mempromosikan etika pelestarian yang kuat , kesadaran serta aksi dikalangan masyarakat Indonesia
·         Memfasilitasi upaya multi pihak untuk melindungi keanekaragaman hayati dan proses ekologis dalam skala ekoregional
·         Melakukan advokasi kebijakan, hokum dan penegakan hokum yang mendukung upaya pelestarian
·         Mempromosikan pelestarian bagi kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan

Senin, 15 Oktober 2012

Freezing The Scene (Bagian 2)



Prinsip Kerja Forensik Digital
Menurut Pavel Gladyshev prinsip kerja dari forensik digital adalah:
  •  Pemeliharaan (“Freezing the Crime Scene”).
Mengamankan lokasi dengan cara menghentikan atau mencegah setiap aktivitas yang dapat merusak atau menghilangkan barang bukti.
  • .       Pengumpulan.
Menemukan dan mengumpulkan semua barang bukti digital atau hal – hal yang dapat menjadi barang bukti atau informasi apa saja yang masih bersangkutan dengan kasus yang sedang diselidiki.
  • .      Pemeriksaan.
Menganilisis barang bukti yang ada dan mencari data sebanyak–banyaknya yang berhubungan dengan kasus. Tahap ini adalah penentuan apakah pelaku kejahatan bisa tertangkap atau lolos dari jeratan hukum.
  • .      Analisis.
Menyimpulkan bukti–bukti yang dikumpulkan selama proses penyelidikan.
            
Pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti forensic digital (prosedur forensic digital), hampir dapat dipastikan akan menghasilkan bukti yang tidak hampir pasti menghasilkan bukti yang tidak dapat diterima di pengadilan hukum.

Permodelan Forensik
            Proses forensik setidaknya akan melibatkan 3 komponen yang harus di kelola dengan baik sehingga membentuk hasil akhir yang layak untuk di pertanggung jawabkan kebenarannya. Ketiga komponen tersebut adalah :
1.      Manusia (People), diperlukan kualifikasi untuk mencapai manusia yang berkualitas. Memang mudah untuk belajar komputer forensik, tetapi untuk menjadi ahlinya, dibutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan dan pengalaman.
2.      Peralatan (Equipment), diperlukan sejumlah perangkat atau alat yang tepat untuk mendapatkan sejumlah bukti (evidence) yang dapat dipercaya dan berkuliatas bukan sekadar bukti palsu. Jenis peralatan : perangkat lunak, perangkat keras, media penyimpanan
3.      Aturan (Protocol), diperlukan dalam menggali, mendapatkan, menganalisis, dan akhirnya menyajikan dalam bentuk laporan yang akurat. Dalam komponen aturan, diperlukan pemahaman yang baik dalam segi hukum dan etika, kalau perlu dalam menyelesaikan sebuah kasus perlu melibatkan peran konsultasi yang mencakup pengetahuan akan teknologi informasi dan ilmu hukum.
            Dalam proses investigasi komputer yang diyakini telah disusupi, biasanya akan memerlukan waktu lebih lama dari pada proses penyusupan itu sendiri. Sebagai ilustrasi, jika sebuah usaha hacking untuk mengambil alih sebuah system membutuhkan waktu sekitar 2 jam, maka proses investigasi insiden yang terjadi dapat membutuhkan waktu 40 jam (mungkin juga lebih) untuk mendapatkan ‘false-positive report’ dan pengumpulan catatan segala aktifitas dari sistem tersebut. Waktu yang dialokasikan tersebut belum termasuk aktivitas memperbaiki dan mengembalikan (restoring) data yang kemungkinan besar ikut hilang pada proses intrusi.

Perlunya Perlindungan Bukti
            Dari penyelidikan yang dilakukan oleh Electronic Privacy Information Center (EPIC), “Sejak 1992 jumlah kasus kejahatan komputer telah meningkat tiga kali.Dari 419 kasus yang diajukan oleh penuntut hanya 83 yang dieksekusi karena kurangnya bukti. Saat suatu kasus diajukan bisa memakan waktu persidangan sampai lima tahun. Alasannya adalah bukti yang dikumpulkan pada kasus kejahatan komputer sangat kompleks.”
            Banyak kasus tidak dibawa ke pengadilan karena barang bukti yang tidak memadai. Bukti harus ditangani secara hati-hati untuk mencegah penolakan dalam pengadilan, karena rusak atau mengalami perubahan. Barang bukti komputer merupakan benda yang sensitif dan bisa mengalami kerusakan karena salah penanganan. Ahli forensik harus menanganinya sedemikian sehingga dijamin tidak ada kerusakan atau perubahan.
            Ahli forensik bisa mengidentifikasikan penyusupan dengan mengetahui apa yang harus dicari, dimana, dan bukti lain yang diperlukan. Informasi harus mencukupi untuk menentukan apakah upaya penegakan hukum harus disertakan.Proteksi barang bukti merupakan suatu hal yang krusial. Barang bukti tidak boleh rusak atau berubah selama tahapan dan proses recovery dan analisis, juga diproteksi dari kerusakan virus dan mekanis/elektromekanis. Proses harus dilakukan secepat mungkin setelah insiden supaya detilnya masih terekam baik oleh mereka yang terlibat. Hal itu bisa dimulai dengan catatan secara kronologis.Misalnya tentang tanggal, jam, dan deskripsi komputer. Bila menganalisa server mungkin akan diperiksa event log. Karena user bisa mengubah waktu dengan mudah, perhatikanlah bagaimana kecocokannya dengan kronologi kejadian. Buka komputer dan lihat apakah ada lebih dari satu hard disk, catat peripheral apa yang terhubung, termasuk nomor seri hard disk. 
Beberapa ancaman terhadap barang bukti :
·         Virus : dapat mengakibatkan kerusakan atau perubahan file.
·         Prosedur cleanup : yaitu adanya program atau script yang menghapus file saat komputer shutdown ataustart up.